Follow Me

Resep roti dan Ide Usaha

Resep : Roti Sobek Oreo

Sabtu, 26 Januari 2019
Cuaca yang tak menentu, kadang panas, lalu gerimis, kadang hujan deres banget, membuat kita mudah terserang flu. Terutama yang daya tahan tubuhnya sedang tidak oke.

Kata mbah saya dulu, bulan Januari sering hujan karena menyambut hujan sedang menyambut Tahun Baru Cina yang biasanya jatuh di bulan Februari. Entah mitos entah bukan yaa ^^

Roti Sobek Oreo

Cuaca hujan atau gak hujan,  saya malah pengennya ngemil terus hahaha. Tiada hari tanpa ngemil ^^
Sudah lumayan bosan dengan burger buatan sendiri, donat atau bolu, akhirnya cari-cari resep baru. Yang bahannya tesedia di rumah dan tentunya mudah di buat.

Dan.....pilihan jatuh pada Roti Sobek Oreo. Hasilnya cokelat cantik, tidak terlalu manis dan tersobek dengan sempurna ^^
Hanya saja, karena buat rotinya sudah malam, foto juga hanya di terangi lampu, jadi kurang afdol ya. Tapi apa boleh buat ya sudahlah.

Yang mau mencoba dan mencicipi roti sobek oreo, resepnya di bawah ini yaaa.

Bahan :
150 ml susu cair
400 gr tepung pro tinggi (cakra)
100 gr Oreo tanpa krim, blender sampai halus
20 gr susu bubuk
6 gr ragi instan
75 gr gula pasir
1 butir telur
100 ml air es
75 gr margarin
1 sdt garam
1 sdm susu untuk olesan

Topping :
4 keping Oreo di cincang halus
Catatan : Yang saya buat ini tanpa topping karena Ore-nya habis untuk bahan roti,karena belinya cuman 1 aja ^^

Resep Roti Sobek Oreo


Cara membuat :
1. Tes ragi terlebih dahulu, caranya ambil 100 ml susu cair, hangatkan sebentar (jangan sampai terlalu panas dan jangan sampai mendidih), tambahkan 1 sdt gula pasir dan 6 gr ragi instan. campur rata, tutup, biarkan berbuih. Kalau sampai tidak berbuih berarti ragi nya tidak bisa di pakai karena tidak aktif, ganti yang baru saja.

2. Campurkan bahan kering : tepung pro tinggi + oreo halus + susu bubuk + gula pasir + garam. Aduk dan campur rata.

3. Campurkan bahan cair : telur + air es + 1/2 bagian susu cair + cairan ragi. 1/2 bagiannya lagi untuk jaga-jaga kalau adonan masih terlalu kering, jadi masih bisa di tambah lagi dengan sisa susu ya. Atau kalau ternyata adonan sudah cukup kalis, tidak perlu di tambah lagi. Tapi menurut saya, bahan cair ini masuk semua dan tidak terlalu kering dan tidak terlalu lembek adonannya alias pas kalisnya.

4. Saya mengulen pakai bread maker, jadi bahan cair masuk dulu baru bahan kering, pilih setting dough. Bisa juga di ulen manual ya, buat cekungan di tengah bahan kering, lalu bahan cair masukkan, aduk rata lalu uleni sampai kalis.

5. Setelah adonan kalis, bentuk bulat, masukkan ke mangkok atau wadah yang sudah di oles sedikit minyak atau margarin, tutup, biarkan mengembang hingga 2 kali lipat.

6. Setelah adonan mengembang 2 kali lipat, kempiskan adonan, uleni sebentar,  timbang masing-masing 40 gram. Pipihkan (saya bentuk bulat) masing-masing adonan dan langsung masukkan ke dalam loyang yang sudah di oles margarin.

7. Loyang yang saya pakai ada 2 yaitu bulat dan persegi. Untuk menghemat waktu, saya bikin bulat-bulat, langsung masuk ke loyang. Tutup dengan kain bersih, istirahatkan 15-20 menit. Harusnya loyangnya lebih besar karena adonan rotinya ternyata ada sisa 4 biji.

8. Sementara menunggu adonan roti mengembang, panaskan oven. saya pakai suhu 180 derajat dan api bawah. Panaskan oven sebentar kira-kira 5-10 menit.

9. Setelah adonan mengembang lagi, oleskan susu dan beri taburan oreo cincang. Panggang hingga matang.

Yummy...empuk, menul, lembut dan berserat.

Buat teman ngeteh atau ngopi di cuaca dingin, oke banget lhoooo. Bisa juga di jual . 1 adonan ini bisa menjadi 2 loyang (masing-masing loyang di isi 12 bulatan) bahkan 3 loyang (kecil).

Nah karena loyang saya kekecilan akhirnya ada yang saya paksa masuk biar muat semua. Menurut resep, 1 adonan ini bisa menjadi 24 potong (@40 gram). Bener juga sih.

Roti Sobek Oreo

Perhitungan bahan bankunya sbb (harga berdasarkan kota tempat saya tinggal) :
150 ml susu cair (pakai indomilk atau diamond per liter nya 16.000) : idr 2400 (sudah termasuk untuk bahan olesan)
400 gr tepung pro tinggi (cakra) : idr 4800
100 gr Oreo tanpa krim, blender sampai halus : idr 5500
20 gr susu bubuk : idr 1500
6 gr ragi instan : idr 2000
75 gr gula pasir : idr 1000
1 butir telur : idr 1500
100 ml air es : gratis
75 gr margarin : idr 1500
listrik : idr 10000
packing plastik/box : idr 5000

Total : idr 35.200
profit 30% : idr 10.500 (contoh)

Total bahan baku + profit : idr 45.700 untuk 24 potong atau 2 loyang

Harga jual per loyang  idr 20.000 - idr 25.000 (sudah termasuk profit). Harga jual bisa di sesuaikan dengan profit yaa..
Itulah perkiraan bahan baku dan harga jualnya ya. Hanya contoh perhitungan kasar saja.

Roti Sobek Oreo


Bagaimana ? Tertarik membuat Roti Sobek Oreo ?



Resep Donat Madu ala The Hasan Chanel

Selasa, 22 Januari 2019
Kemarin barusan liat chanel masak memasak di youtube. The Hasan Chanel. Menarik banget channel ini karena empunya channel sangat kreatif ^^  Daebak....(abis nonton Alhambra soale ^^)

Donat Madu


Saya sudah beberapa kali nyobain resep donat. Dari yang gagal alias bantet, sampai yang berhasil (bisa di hitung dengan jari) dan yang donatnya molor kayak anting orang Dayak ^^

Nah, melihat tampilan donat madu ala channel The Hasan, sempet terkesima dan terkejut....menul dan montok banget donatnya. Langsung ambil bolpen dan kertas, resepnya saya tulis buat praktek besok pagi. Fighting....^^

Resep Donat Madu



Nahhhh, hari ini kesampaian deh membuat donat madu. resepnya plek keteplek gak ada yang di ubah dari The Hasan. Ehh aku tambah 1 sdt gula buat ngaktifin ragi ^^ Bukan di ubah tapi di tambah dikit.

Cara membuat Donat Madu



Cara membuat Donat Madu

Resep :
280 ml susu cair
6 gr ragi instant
1 sdt gula pasir (di resep asli gak ada ya)
3 kuning telur
45 gr madu
550 gr tepung pro tinggi (aku pakai 250 gr segitiga + 300 gr cakra)
75 gr mentega atau margarin
1 sdt baking powder
sejumput garam
minyak untuk menggoreng

Ulen adonan donat pakai bread maker


Cara mengaktifkan ragi agak berbeda dengan The Hasan chanel ya. Cara yang saya pakai : 70 ml susu cair hangat ( di ambil dari 280 ml) + 1 sdt gula + 6 gr ragi instant. Aduk rata, tutup biarkan raginya aktif berbuih ya. Kalau berbuih dan mengembang berarti raginya bagus, tapi kalau tidak ada buihnya berarti raginya sudah tidak aktif, kalau di pakai nanti donatnya bantet. Mending kalau gak aktif di ganti saja pakai ragi yang baru.

Sementara nunggu raginya aktif, kita bisa mulai menimbang tepung, madu, dan memisahkan putih telor ya.

Rounding donat


Karena saya tidak kuat mengulen tepung sebanyak 550gr pakai tangan alias manual, saya menggunakan bread mekar untuk mengulen. Bisa juga di ulen manual pakai tangan (asal kuat yaa ^^) atau bisa juga pakai mikser heavy duty.

Karena saya menggunakan bread maker, maka bahan cair harus masuk dulu, kemudian bahan kering, setelah setengah kalis, baru saya masukkan garam dan margarin. Sudah, di tinggal kerja dulu karena masih harus nunggu 1.5 jam adonan baru jadi ^^


Empuk dan berserat


Setelah 1.5 jam, adonan sudah kalis, saya kneading 1 kali di bread maker juga. Kneading selesai, baru adonan saya keluarkan dan di timbang. Di resep asli, per 1 donat beratnya 45 gr, tapi karena pak suami minta ukuran donat-nya lebih kecil, saya timbang di 35 gr. Setelah proofing, hasilnya montok juga lohh meski beratnya lebih sedikit. Empuk dan menul-menul ^^

Saya pikir bener yang di katakan The Hasan channel, donat ini bisa dijadikan peluang usaha. Karena dari 1 resep adonan, kalau berat per donat @35gr bisa jadi 33 biji. Kalau @45 gr bisa jadi 22 biji. Di celup coklat dan di kasih toping cantik, aduhaiii pasti laku kalau di jual deh. Hitung aja sendiri ya profitnya hehehe.


teman ngopi ^^

Tapi sepertinya saya salah pakai madu deh, mungkin teman-teman harus pilih madu yang manis ya. Madu yang saya pakai ini gak terlalu manis jadi donatnya berasa hambar gitu. Tapi kalau di kasih toping coklat sih gak terlalu berasa karena coklatnya kan manis ya...
Karena gak ada coklat compound, saya tabur saja pakai gula tepung. Seadanya....masih tetep enak dan empuk.

Ohya, saya salah lagi nih, sewaktu menimbang donat dan di rounding, saya pakai kertas roti yang saya potong kotak2 gitu. Lupa gak di tabur tepung terigu, jadinya adonan donat lengket di kertas saat mau di goreng, bentuknya jadi kurang cantik karena gak bisa bundar sempurna. Karena kena tangan jadi agak kempot gitu.

Demikian ya, semoga bermanfaat ^^ ayo di cobain resep-nya....